AcaraKegiatan

Leaders Academy 2018, Rintara Jaya Turut Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Menurut pemaparan Menko Maritim pada tahun 2017 Indonesia masih menjadi menempati posisi ke-2 di dunia setelah Cina dalam hal penyumbang sampah. Hal ini bukanlah suatu prestasi yang patut dibanggkan, melainkan menjadi sebuah ancaman, sebab sampah tidak hanya berdampah di lingkungan hidup, namun juga pada sektor ekonomi, kesehatan, pariwisata dan dampaknya pada generasi mendatang. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan bahwa total sampah di Indonesia mencapai 187,2 juta/tahun dan pada tahun 2018 ini Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (B3) menyampaikan target pengurangan sampah di Indonesia sejumlah 15%.

Berkaitan dengan fakta sampah tersebut, Rintara Jaya turut berperan aktif dalam kampanye Indonesia Bebas Sampah, salah satunya memberi pelatihan kepada masyarakat untuk mendaur ulang sampah menjadi barang-barang bermanfaat. Pada tanggal 6-9 Mei 2018 kemarin, sejumlah anggota Rintara Jaya Wilayah mengikuti Leaders Academy Indonesia 2018 di Wisma Soegondo Djojopuspito, Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON). Kegiatan ini diinisiasi oleh Lets Do It! Indonesia yang merupakan bagian dari Lets Do It! World, sebuah gerakan global dengan misi menghubungkan masyarakat dengan organisasi di dunia untuk mewujudkan bumi bebas sampah.

Leaders Academy Indonesia ini merupakan program yang mempertemukan pemimpin muda setiap provinsi di Indonesia untuk bersatu belajar bersama-sama dan mendapatkan inspirasi dari pemateri maupun antar peserta yang harapannya setelah kembali ke daerah masing-masing, pemimpin muda tersebut dapat membuat gerakan masif dan menjadi agen perubahan.Tujuan khusus diadakannya kegiatan Leaders Academy ini adalah untuk membentuk para pemimpin muda Indonesia yang bersinergi dalam menyelesaikan isu persampahan di Indonesia dan bertekad membuat perubahan untuk Indonesia.  Kegiatan ini merupakan persiapan dari kegiatan World Clean Up Day yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 15 September 2018 mendatang. Pada World Clean Up Day mendatang akan melibatkan 150 negara, Indonesia salah satunya, dan 380 juta penduduk.

Rintara Jaya mengambil bagian menjadi pemimpin muda yang siap menjadi penggerak di provinsi masing-masing. Rintara Jaya Wilayah yang terlibat diantaranya Sumatera Selatan, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah dan Bengkulu. Perwakilan Rintara Pusat turut tergabung menjadi salah satu panitia penyelenggara. Selama mengikuti kegiatan Leaders Academy Indonesia 2018, mereka belajar mengenai isu persampahan serta mendapatkan sharing dari gerakan atau komunitas yang telah dulu bergerak di bidang sampah. Melalui kegiatan ini anggota Rintara Jaya berharap dapat terus aktif daan turut serta menjadi bagian pemuda di Indonesia yang peduli terhadap isu sampah khususnya di Indonesia dan dapat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah.

Salma, Ketua Divisi Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif Fornas Rintara Jaya menyampaikan, melalui kegiatan Leaders Academy ini ia mendapat pengetahuan lebih bahwa sampah yang mungkin terlihat sederhana, berimbas ke banyak hal dan penanganannya sangat kompleks. “Acaranya keren, bisa bertemu leader tiap daerah. Selanjutnya, akan ada sinergi dengan Rintara Jaya Jabar mengingat fokusnya sama yaitu di isu sampah, serta Rintara Jaya Jabar akan mendukung dalam kesuksesan World Clean Up Day 2018” tegas Koordinator Rintara Jaya Jawa Barat, Nurfauzi Abdillah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *